Dua Dosen IAIM Ujian Presentasi Pendidikan Multikultural di Program Kemenag RI

SINJAI, iaimsinjai.ac.id—Dua orang dosen Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai, R Nurhayati dan Hasmiati telah menyelesaikan Pelatihan Pendidikan Multikultural Pusdiklat Teknis Kemenag RI secara virtual.

Hal itu seletah mereka berdua diutus oleh IAIM Sinjai mengikuti kegiatan yang digagas oleh Kemenag RI, Badan Penelitian dan Pengembangan serta Pendidikan dan Pelatihan, Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan Keagamaan Badan dan Diklat Kemenag bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kegiatan yang dilakukan sejak 10 November 2021 hingga 20 November 2021 (hari ini) diikuti oleh ratusan perwakilan Perguruan Tinggi se-Indonesia. Hal itu disampaikan Hasmiati kepada media.

Bersama Nurhayati, Hasmiati banyak menjelaskan Pendidikan multikultural di pelatihan yang dilakukan secara virtual ini. Dirinya menyebut akar dari multikulturalisme adalah kebudayaan, yaitu kebudayaan yang dilihat dari fungsinya sebagai pedoman bagi kehidupan manusia.

Dari keterangan yang diberikan kepada media, rencananya hasil dari pelatihan ini, kedua peserta utusan dari IAIM Sinjai bakal mencoba mengodok dan melahirkan sebuah mata kuliah mengenai pendidikan multicultural sebagai pemantapan hasil pelatihan.

Hal itupun berhasil dilakukan kedua dosen FTIK IAIM Sinjai, dipenghujung program ini. Mereka beruda mampu melewati Ujian Presentasi Pendidikan Multikultural yang diintegrasikan dalam mata kuliah pada pelatihan Pendidikan multikultural ini.

Humas IAIMS

Leave a Reply