Dua Pasang Capresma-Cawapresma IAIM Sinjai Akan Bertarung di PEMILUMA 2022

SINJAI, iaimsinjai.ac.id—Pemilihan Calon Presiden Mahasiswa (Capresma) dan Calon Wakil Presiden Mahasiswa (Cawapresma) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai Tahun 2022 akan segera dimulai.

Hal itu terlihat, adanya Pemilihan Umum Mahasiswa (PEMILUMA) yang sudah dimulai masing-masing pasangan calon Capresma dan Cawapresma, seperti kampanye yang dilakukan disosial media dan pemasangan baliho kampanye dipekarangan kampus IAIM Sinjai.

Saat coba dikonfirmasi oleh media, Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) IAIM Sinjai yang sudah dibentuk, Chaerul A. Sakri membenarkan hal tersebut. Bahkan pihaknya sudah, melakukan pengundian nomor urut peserta pada Selasa 20 September 2022 kemarin.

“Sampai dibukanya pendaftaran, ada dua pasangan yang lolos untuk ketahap selanjutnya, nomor urut 1 A. Sri Bulan BM-Abd Latif dan nomor urut 2 Zaenal Abidin-A.M. Zulfikar dan kampanye terbuka sudah dimulai 20 September hingga 22 September 2022 pukul 23.59 WITA,” katanya.

Berikut Visi-Misi Dua Pasang Capresma-Cawapresma IAIM Sinjai Tahun 2022

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, tes wawancara Paslon bakal dilakukan oleh Badan Penguji dari Dekan FTIK, FUKIS, FEHI dan Kepala LAIK IAIM Sinjai pada 22 September 2022, masa tenang 23 September 2022 dan Pemungutan serta Penghitungan Suara pada 24 September 2022.

“Indikator wawancara ini merujuk pada Buku Pedoman Lembaga Kemahasiswaan IAIM Sinjai, yakni mencakup wawasan, pemahaman Kemuhammadiyahan, tupoksi DEMA, serta hal-hal yang berkaitan dengan komitmen/kesanggupan pasangan Calon Presma dan Wapresma DEMA IAIM Sinjai,” tambahnya.

Terpisah, Biro Kemahasiswaan IAIM Sinjai, Badiana, S.Pd., M.Pd. yang juga dimintai keterangan menyampaikan bahwa Pemilu Raya yang akan dilaksanakan di Kampus IAIM Sinjai adalah peluang emas bagi mahasiswa IAIM Sinjai untuk belajar berdemokrasi.

“Kami dari pihak kampus sangat mendukung Pemilu Raya ini karena memberikan keleluasan bagi mahasiswa/i untuk memanfaatkan sebaik mungkin momen ini sebab Negara kita nanti akan memasuki bonus demografi, dan ini artinya anda-lah yang nantinya akan memimpin negeri ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Badi berharap mahasiswa untuk memanfaatkan event pemilu raya ini untuk belajar berdemokrasi.

“Kami beri keleluasaan, siapapun boleh menjadi pemimpin mahasiswa, dari unsur manapun. Asal memiliki kompetensi dan anda bertanggung jawab pada keleluasaan tersebut. Mari ciptakan Iklim demokrasi yang sehat, jujur dan terpercaya,” kuncinya.

Humas IAIMS  

Leave a Reply